Wednesday, January 30, 2013

Waspadai 10 Tanda Awal Kanker Prostat


Kanker prostat adalah salah satu dari 10 penyakit tersering yang menimpa pria. Sayang, para pria kerap tidak sadar dengan gejalanya, sampai penyakit ini menyebar dan makin sulit diterapi.
Bisa jadi ini akibat terlalu banyaknya gejala yang ada. Setidaknya, ada cara mengenali gejala kanker prostat. Mari kita lihat tanda-tanda berikut ini :

1. Sulit berkemih

Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit – sedikit. Gejala ini akibat  membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

2. Nyeri saat berkemih

Problem ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

3. Keluar darah saat berkemih

Gejala ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar – samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini.

4. Sulit ereksi atau menahan ereksi

Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala ini.

5. Darah pada sperma 

Gejala ini, seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai

6. Sulit Buang Air Besar (BAB) dan ada masalah saluran pencernaan lainnya

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

7. Nyeri terus menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas

Sering, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan

8. Sering berkemih di malam hari

Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter.

9. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat

Gejala ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

10. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor risiko

Karena tidak menimbulkan gejala maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah,  obesitas/kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.

Sumber: Health.Kompas.com

Wednesday, January 9, 2013

WOW! Kesehatan Mulut Berpengaruh Pada Penis

Menjaga kesehatan gigi dan mulut bisa menjadi awal untuk memiliki kehidupan seksual yang memuaskan. Pasalnya, pria yang menderita radang gusi berisiko tiga kali lipat mengalami penis yang loyo.
Kebersihan gigi dan mulut cegah disfungsi ereksi

Para peneliti membandingkan 80 pria berusia 30-40 tahun yang menderita disfungsi ereksi dengan 82 pria yang ereksinya baik-baik saja. Hasilnya, sekitar 53 persen pria yang mengalami impotensi tersebut menderita radang gusi, sementara pada pria yang tak bermasalah dengan ereksi hanya 23 persen yang gusinya meradang.

Lantas, apa hubungan antara radang gusi dan ereksi? Memang belum diketahui dengan jelas, tetapi beberapa penelitian mengungkap, kesehatan mulut yang buruk bisa merusak sistem sirkulasi darah sehingga aliran darah ke penis ikut terganggu. Akibatnya, penis menjadi loyo.

Namun, bukan cuma soal malas menyikat gigi yang bisa berpengaruh pada disfungsi ereksi. Sebagian besar para peneliti yakin kebiasaan merokok juga memicu kondisi tersebut. Merokok akan menyebabkan inflamasi dan impotensi karena terganggunya fungsi sirkulasi darah.

Sampai saat ini penelitian memang baru menemukan kaitan antara kebersihan gigi dan mulut dengan impotensi. Namun, tak ada salahnya mulai memberi perhatian lebih pada kesehatan gigi dan mulut.

Bersihkan gigi dua kali setiap hari, pagi hari setelah makan dan malam sebelum tidur. Periksakan gigi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali sehingga setiap keluhan dan gangguan segera diatasi.